Man Jadda Wa Jada

Posted: August 3, 2011 in motivation

Ada sebuah pepatah Arab yang sudah tidak asing bagi kita, Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh melakukan sesuatu dia akan mendapatkannya. Siapa yang menginginkan sesuatu maka dia harus bersungguh-sunguh untuk mendapatkannya dengan usaha keras, kerja cerdas dan doa, insya Allah dia akan mendapatkannya.

Konon ada seorang pemuda yang datang kepada Sokrates dan berkata, “Saya ingin mengetahui segala yang Engkau ketahui”.

“Kalau memang begitu keinginanmu”, kata Sokrates, “Ayo ikut aku ke sungai”.

Dengan penuh rasa ingin tahu, sang pemuda mengikuti Sokrates ke sebuah sungai. Ketika mereka sedang duduk di tepi sungai, tiba-tiba Sokrates berkata “coba lihat baik-baik sungai ini. Apa yang engkau lihat?”.

“Saya tidak melihat apa-apa”, kata sang pemuda.

“Lihatlah lebih dekat lagi”, kata Sokrates.

Ketika pemuda itu mencodongkan dirinya ke arah sungai, tiba-tiba Sokrates membenamkan kepala pemuda itu ke dalam air sungai. Pemuda itu meronta-ronta, namun cengkeraman Sokrates yang kuat membuat kepalanya tetap terendam. Ketika pemuda itu sudah tidak tahan lagi, barulah Sokrates menariknya dan membaringkannya di tepi sungai.

Sambil terbatuk-batuk dengan napas tersenggal, pemuda itu mengomel, “Bapak sudah gila ya? Mau membunuh saya ya?”

“Ketika kepalamu terbenam tadi, apa yang paling kamu inginkan?” tanya Sokrates.

“Ya mau bernapas-lah!” sentak sang pemuda.

“Jangan pernah keliru menganggap hikmat itu sudah datang, anak muda”, kata Sokrates. “Kalau kamu memang sungguh ingin belajar seperti kamu ingin bernapas barusan, baru cari saya kembali…”.

Jika tidak sungguh-sungguh, mau apa lagi?

sumber : http://mediasurviva.wordpress.com/2009/04/14/man-jadda-wajada/

———–

Anda pernah mendengar ungkapan Man Jadda Wa Jada?
Namun sudahkah Anda mengaplikasikan prinsip ini?
Banyak sudah tahu namun masih sedikit yang mengaplikasikannya
.

Banyak contoh yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang tidak menerapkan prinsip ini.
Mereka cepat menyerah, berhenti berusaha, dan menyerah pada nasib
.

Ciri utamanya ialah suka mengatakan “saya tidak bisa”.

Definisi Man Jadda Wa Jada

OK, bagi yang tahu artinya, man jadda wa jada berarti barangsiapa bersungguh-sungguh pasti dapat. Setahu saya, ini bukan hadist, meski menggunakan bahasa Arab. Mungkin sejenis pepatah Arab tetapi mengandung makna yang dalam.

Kata kunci dalam pepatah ini ialah jadda atau bersungguh-sungguh.
Jadi, sejauh mana Anda sudah mengaplikasikan pepatah ini ialah sejauh mana Anda bersungguh-sungguh.

Mengukur Man Jadda Wa Jada Pada Diri Anda

Silahkan Anda periksa pertanyaan berikut dan jawablah dalam hati Anda. Silahkan Anda ukur diri Anda tanpa dalih tanpa alasan (jika bersungguh-sungguh ingin maju).

  • Sudahkah Anda bersungguh-sungguh melihat peluang. Coba lihat catatan Anda, sudah seberapa banyak potensi peluang yang Anda catat?
  • Seberapa dalam Anda meneliti sebuah ide ?
  • Seberapa banyak ide-ide yang sudah Anda lakukan?
  • Sudah berapa kali Anda gagal dan bangkit lagi mencoba?
  • Seberapa keras Anda mencari solusi masalah Anda?
  • dan sebagainya.

Man Jadda Wa Jada Belum Membumi Jika Masih Berdalih

“Tapi saya…”. Yah… jika Anda masih suka mengatakan “tapi” sebagai dalih tidak berusaha, artinya Anda belum bersungguh-sungguh. Mungkin dalih Anda benar, tetapi tetap saja Anda tidak meraih apa yang Anda inginkan.

Jika Anda memang bersungguh-sungguh, akan selalu ada jalan untuk mencapai apa yang Anda inginkan.
Akan selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah Anda. Potensi pikiran, hati, dan tubuh Anda sudah cukup untuk mengatasi masalah Anda. Sebesar apa pun masalah Anda. Begitu juga potensi Anda cukup untuk meraih pencapaian tertinggi yang bisa dicapai manusia. Semua orang memiliki potensi yang sama, yang berbeda ialah sejauh mana kita menggunakan potensi tersebut.
Sejauh mana kita membumikan man jadda wa jada dalam hidup Anda.

Cara Membumikan Man Jadda Wa Jada

Langkah selanjutnya ialah kita harus membumikan Man Jadda Wa Jada, bukan hanya pepatah penghias dinding, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan kita.

  1. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan mengalahkan rasa malas yang menghambat Anda untuk bertindak.
  2. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang ada di depan Anda.
  3. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan berusaha melengkapi apa yang menjadi kekurangan Anda untuk meraih tujuan besar Anda.
  4. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan belajar jika Anda belum bisa melakukan sesuatu yang diperlukan untuk meraih sukses.
  5. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak akan mudah berhenti, terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan jalan yang tepat.
  6. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak akan kalah dengan alasan, justru akan berusaha mengatasi alasan tersebut.

Silahkan ukur diri Anda, sejauh mana Anda membumikan man jadda wa jada dalam kehidupan Anda.

sumber (dengan sedikit editing) : http://www.motivasi-islami.com/membumikan-man-jadda-wa-jada/

Comments
  1. fuad irmawan says:

    umm mantapp postingan nya umi🙂
    tapii adakah yang dapat memotivasi dan mengingatkan kita selain dalam diri kita sendiri???
    karena terkadang sifat putus asa selalu melintang dalam hati…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s