Studi Analisis Latar Belakang Siswa Masuk SMK (Studi kasus di SMKN 35 Jakarta).

Posted: August 18, 2011 in Skripsi Pendidikan

ABSTRAK

DINA MARIANA. Studi Analisis Latar Belakang Siswa Masuk SMK (Studi kasus di SMKN 35 Jakarta). Skripsi. Jakarta : Jurusan Teknik Sipil,  Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, September 2009.

 

Salah satu agenda kegiatan yang terdapat dalam Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, yaitu pilar pertama butir sepuluh adalah mengubah rasio siswa, yaitu untuk SMK sebanyak 70% dan 30% untuk SMU. Empat tahun terakhir, pemerintah kita sangat gencar mempromosikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuannya membuat generasi muda agar memilih sekolah kejuruan dan menyadarkan masyarakat bahwa sekolah kejuruan bukanlah sekolah dengan level yang lebih rendah dibanding sekolah umum. Serta diketahui pada tahun 2008 terjadi peningkatan jumlah peminat SMKN 35 Jakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah latar belakang siswa masuk ke SMKN 35 Jakarta. Indikator yang dikaji yaitu: tujuan, minat, motivasi, status sosial ekonomi dan peranan media massa.

Penelitian dilakukan di SMKN 35 Jakarta terhadap siswa kelas satu, angkatan 2009 pada bulan Juli 2009. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 80 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Latar belakang siswa masuk SMK diperoleh melalui pernyataan positif dan negatif dalam lembar kuesioner yang diukur dengan menggunakan skala likert (skala 1-5). kemudian dilakukan pre-test untuk mengetahui validitas dan reliabilitas. Dari 27 butir pernyataan terdapat 3 butir yang kurang memenuhi syarat dan harus diperbaiki. Untuk nilai reliabilitas menggunakan rumus alpha diperoleh r11 = 0,926. Hal ini menunjukan bahwa instrumen yang digunakan memiliki reliabilitas yang tinggi.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Tujuan masuk SMK: siswa ingin memiliki keterampilan (98,75 %). 2) Motivasi : masuk SMK merupakan pilihan  sendiri dan dengan dukungan orangtua, motivasi tersebut  akan mendorong siswa berusaha selalu hadir mengikuti pelajaran praktek kejuruan (96,25 %). 3) Minat: siswa masuk SMK bukan karena terpaksa (96,25 %) melainkan karena ketertarikan mereka memperdalam bidang keteknikan (92,5%). 4) Latar belakang status soial ekonomi: penghasilan orangtua siswa sebagian besar dibawah satu juta 63,75 % ; meskipun demikian siswa tetap menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran yang lengkap (76,25 %).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s