7 TINGKATAN MANUSIA

Posted: February 29, 2012 in motivation
1. An Nafs al-Ammarah
  • Manusia condong pada hasrah dan kenikmatan dunia.
  • Minatnya tertuju pada pemeliharaan tubuh
  • Kenikmatan selera-selera jasmani dan pemanjaan ego
  • Iri, serakah, sombong, nafsu seksual, pamer, fitnah, dusta, marah, dll. Paling dominan
2. An-Nafs al-Lawwamah
  • Melawan nafsu jahat yang timbul, walau masih bingung tujuan hidup
  • Jiwa melawan hasrat-hasrat rendah yang muncul
  • Diri masih menjadi subjek yang dikendalikan hasrat yang bersifat fisik
  • Masih sering tertipu oleh muslihat dunia
3. An-Nafs al-Mulhima
  • Menyadari cahaya sejati tiada lain adalah Allah
  • Semangat takwa dan mencari ridho Allah adalah semboyannya
  • Tidak mencari kesalahan orang lain tetapi ia selalu mengintropeksi untuk menjadi hamba Allah yang lurus
  • Selalu berdzikir dan mengikuti sunah nabi Muhammad SAW
4. An-Nafs al-Qana ’ah
  • Hati telah mantap, merasa cukup dengan apa yang dimiliki, tidak tertarik apa yang dimiliki oranglain
  • Tidak ingin berlomba menyamai orang lain
  • Ketinggalan “status” baginya bukan berarti keterbelakangan dan kebodohan
  • Menyadari bahwa ketidak puasan atas segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah menunjukkan keserakahan dan ketidak matangan pribadi
  • Mengetahui kebaikan apapun adalah kehendak Allah.
  • Allah mengetahui apa yang terbaik dalam situasi apapun
5. An-Nafs al-Mut ’mainnah
  • Telah menemukan kebahagiaan dalam mencintai Allah SWT.
  • Tidak ingin memperolah “pengakuan ’ dari masyarakat ataupun tentang tujuannya.
  • Jiwa tenang, bebas dari ketegangan, karena pengetahuannya telah mantap bahwa segala sesuatu akan kembali pada Allah.
  • Benar-benar memperoleh kualitas yang sangat baik dalam ketenangan dan keheningan
6. An-Nafs al-Radiyah
  • Jiwa puas dan tenang , merasa bahagia karena Allah ridho padanya.
  • Selalu waspada akan tumbuhnya keengganan yang paling sepele terhadap kodratnya sebagai abdi Tuhan.
  • Menyadari bahwa Islam adalah fitrah insane dan haqqul yakin pada firman Allah “… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu …”
  • Patuh pada Allah semata-mata hanya sebagai perwujudan rasa terimakasihnya.
7. An-Nafs al-Kamilah
  • Tingkatan manusia yang telah sempurna
  • Kesempurnaan moral yang telah bersih dari semua hasrat kejasmanian sebagai hasil kesadaran murni akan pengetahuan yang sempurna tentang Allah.
  • “selubung diri” telah terbuka hanya mengikuti kesadaran Ilahi
  • Mencontoh Nabi Muhammad SAW. Ø Kepribadiannya mengungkapkan segala hal yang mulia dalam kodrat manuasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s