Kualifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi (kontraktor)

Posted: May 23, 2012 in referensi MSDM

Penggolongan kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan usaha jasa pengawas konstruksi didasarkan pada kriteria tingkat / kedalaman kompetensi dan potensi kemampuan usaha, serta kemampuan melakukan perencanaan dan pengawasan pekerjaan berdasarkan kriteria resiko dan/atau kriteria penggunaan teknologi dan/atau kriteri besaran biaya (nilai proyek/nilai pekerjaan).

 

Penetapan Kualifikasi;

 

1)      Badan Usaha yang berbadan hukum yang bersifat umum tanpa pengalaman atau baru berdiri dan memenuhi persyaratan serta memiliki modal disetor sama atau lebih dari Rp. 1 miliar tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 5 dan maksimum 4 (empat) sub bidang pekerjaan atau bagian sub bidang pekerjaan.

 

2)      Badan Usaha kualifikasi Gred 5 baru sebagaimana dimaksud pada No.1 diatas setelah 6 (enam) bulan sejak diterbitkan sertifikatnya, dapat menambah subbidang atau bagian subbidang pekerjaan baru sesuai dengan perolehan pekerjaan dari subbidang atau bagian subbidang pekerjaan yang dimilikinya, dengan melampirkan bukti perolehan pekerjaan tersebut, batas jumlahnya sesuai dengan yang ditetapkan untuk kualifikasi Gred 5.

 

3)      Badan Usaha yang berbadan hukum bersifat spesialis tanpa pengalaman atau baru berdiri, dan memiliki persyaratan serta memiliki modal disetor sama atau lebih besar dari Rp. 1 miliar yang tercantum dalam akta pendirian badan usaha atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 5 satu subbidang pekerjaan atau satu subbidang pekerjaan.

 

4)      Badan Usaha bersifat umum tanpa pengalaman atau berdiri, dan memenuhi persyaratan serta memiliki modal kurang dari Rp. 1 miliar dan yang tercantum dalam akta pendirian badan usaha atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 2 dengan maksimum 4 (empat) subbidang atau bagian subbidang pekerjaan

 

5)      Badan Usaha bersifat spesialis tanpa pengalaman dan memenuhi persyaratan serta memiliki modal kurang dari Rp. 1 milyar yang tercantum didalam akta pendirian atau perubahannya , dapat diberi kualifikasi Gred 2, dengan maksimum diberi satu subbidang atau satu bagian subbidang pekerjaan.

 

6)      Badan Usaha asing dapat langsung diberikan kualifikasi Gred 7

 

Penjelasan Kualifikasi

Tentang sertifikat badan usaha (SBU)

Kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan jasa pengawas konstruksi (konsultan)

Kualifikasi badan usaha jasa pelaksana konstruksi (kontraktor)

Pengertian PJBU, PJT dan PJB dalam proses sertifikat badan usaha jasa konstruksi

FAQ-sertifikat badan usaha

Persyaratan permohonan Sertifikasi Badan Usaha

 

 

 

 

Golongan Besar Golongan Menengah Golongan Kecil
 

Kualifikasi Gred 7

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 7 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai dengan tidak terbatas

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 7 harus berbentuk Perseroan Terbaras (PT), termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli madya untuk ditetapkan sebagai PJT dan PJB

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 7

 

Kualifikasi Gred 6

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 6 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai Rp. 25 milyar

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 6 harus berbentuk Perseroan Terbaras (PT)

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli madya untuk PJT

dan SKA minimal ahli muda untuk PJB

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 6

 

 

 

 

Kualifikasi Gred 5

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 5 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai dengan Rp. 10 milyar

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 5 harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli muda untuk ditetapkan sebagai PJT dan PJB

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 5

 

 

Kualifikasi Gred 4

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 4 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 1 milyar

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 4 dapat berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Firma, Koperasi atau Perseroan Komanditer (CV)), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Menimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 4

 

Kualifikasi Gred 3

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 3 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 600 juta

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 2 dapat berbentuk Perseroan Komanditer (CV), Firma, Kopereasi atau Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Minimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 3

 

Kualifikasi Gred 2

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 2 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 300 juta

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 2 dapat berbentuk Perseroan Komanditer (CV), Firma, Kopereasi atau Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Minimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT

 

Syarat penetapan kualifikasi Gred 2

 

 

Klasifikasi Bidang dan Sub Bidang Jasa Konstruksi

 

Klasifikasi bidang dan sub bidang usaha jasa konstruksi terdiri dari;

Bidang Usaha Jasa Perencana Konstruksi (konsultan) meliputi bidang pekerjaan;

1.       Arsitektural

2.       Sipil

3.       Mekanikal

4.       Elektrikal,

5.       Tata Lingkungan

6.       Jasa Survey dan

7.       Jasa Analisis dan Enjiring Lainnya

Bidang Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi (kontraktor) meliputi bidang pekerjaan;

1.       Arsitektur

2.       Sipil

3.       Mekanikal

4.       Elektrikal dan

5.       Tata Lingkungan

Bidang Usaha Jasa Pengawas Konstruksi (konsultan) meliputi bidang pekerjaan;

1.       Layanan Jasa Inspeksi Teknis

2.       Layanan Jasa Manajemen Proyek dan

3.       Layanan Jasa Engjiring Terpadu

 

Klasifikasi Bidang dan Sub Bidang Jasa Konstruksi tersebut diatur dan ditetapkan dalam Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dibawah ini;

 

Berdasarkan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Nomor 12a Tahun 2008 tentang Registrasi Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi (KONSULTAN)

 

Berdasarkan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Nomor 11a Tahun 2008 tentang Registrasi Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi (KONTRAKTOR)

 

Persyaratan SKA

 

Kualifikasi SKA Persyaratan
 

 

 

Ahli Madya

 

·         Berpendidikan minimal S1 dengan pengalaman minimal 12 tahun atau S2 dengan pengalaman minimal 5 tahun

·         Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir

·         Melampirkan KTP

·         Melampirkan photo ukuran 3 x 4

·         Melampirkan daftar riwayat hidup

·         Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)

·         Melampirkan surat pernyataan tenaga ahli perusahaan

 

 

 

 

SKA Ahli Madya

 

 

·         Berpendidikan minimal S1 dengan pengalaman minimal 7 tahun atau S2 dengan pengalaman minimal 2 tahun

·         Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir

·         Melampirkan KTP

·         Melampirkan photo ukuran 3 x 4

·         Melampirkan daftar riwayat hidup

·         Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)

·         Melampirkan surat pernyataan tenaga ahli perusahaan

 

 

 

SKA Ahli Muda

 

 

·         Berpendidikan minimal DIII dengan pengalaman minimal 5 tahun atau S1 dengan pengalaman minimal 2 tahun atau S2 dengan pengalaman minimal 1 tahun

·         Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir

·         Melampirkan KTP

·         Melampirkan photo ukuran 3 x 4

·         Melampirkan daftar riwayat hidup

·         Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)

·         Melampirkan surat pernyataan tenaga ahli perusahaan

 

 

Informasi Sertifikat Keahlian Jasa Konstruksi

 

Tentang SKA

Bidang dan sub bidang keahlian

FAQ-sertifikat keahlian

Persyaratan permohonan SKA


Kualifikasi Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi (Konsultan Konstruksi)

 

Penggolongan kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan usaha jasa pengawas konstruksi didasarkan pada kriteria tingkat / kedalaman kompetensi dan potensi kemampuan usaha, serta kemampuan melakukan perencanaan dan pengawasan pekerjaan berdasarkan kriteria resiko dan/atau kriteria penggunaan teknologi dan/atau kriteri besaran biaya (nilai proyek/nilai pekerjaan).

 

Penetapan Kualifikasi;

 

1.       Badan usaha baru, dikelompokan ke dalam dua jenis sebagai berikut;

 

a)      Badan usaha baru didirikan tanpa pengalaman dan tidak/belum bersertifikat;

b)      Badan usaha telah mempunyai pengalaman tetapi tidak/belum bersertifikat;

 

2.       Badan usaha yang baru yang baru didirikan tanpa pengalaman hanya dapat diberikan kualifikasi Gred 2 dalam 3 (tiga) bidang dan/atau layanan, maksimum untuk 5 (lima) subbidang dan/atau sublayanan.

3.       Badan usaha baru tanpa pengalaman namun mempunyai kompetensi tinggi, PJB dan PJL memenuhi persyaratan pengalaman, dapat diberikan kualifikasi Gred 3 dan/atau sublayanan, dan dalam melaksanakan kegiatannya, badan usaha harus melakukan kerjasama operasi (joint operation) dengan badan usaha yang telah memiliki pengalaman.

4.       Badan usaha yang telah memiliki pengalaman yang sesuai dengan bidang usahanya dapat diberikan kualifikasi Gred sesuai dengan pengalamannnya, apabila didukung oleh jumlah dan kualifikasi PJT, PJB dan PJL serta keuangannya, dapat diberikan 3 (tiga) bidang dan/atau layanan, maksimum untuk 10 (sepuluh) sub bidang dan/atau layanan.

5.       Untuk peningkatan kualifikasi bagi Badan Usaha yang baru didirikan tersebut pada ayat 1 huruf b harus telah beroperasi sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan telah memenuhi persyaratan kriteria penetapan kualifikasi.

6.       Lihat batasan jumlah subbidang/sublayanan Badan Usaha baru

 

Penjelasan Kualifikasi;

Tentang sertifikat badan usaha (SBU)

Kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan jasa pengawas konstruksi (konsultan) Kualifikasi usaha jasa pelaksana konstruksi (kontraktor)

Pengertian PJBU, PJT dan PJB dalam proses sertifikat badan usaha jasa konstruksi

FAQ-sertifikat badan usaha

Persyaratan permohonan Sertifikasi Badan Usaha

 

 

Golongan Besar Golongan Menengah Golongan Kecil
 

Kualifikasi Gred 4

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 4 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 400 juta sampai tidak terbatas

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 4 harus berbentuk Perseroan Terbaras (PT), termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli madya untuk PJT dan SKA minimal ahli muda untuk PJB

 

Syarat penetapan kualifikasi lengkap

 

 

Kualifikasi Gred 3

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 3 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 400 juta sampai dengan Rp. 1 milyar

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 3 harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli madya untuk PJT dan SKA minimal muda untuk PJT

 

Syarat penetapan kualifikasi lengkap

 

 

Kualifikasi Gred 2

 

Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek

Kualifikasi Gred 2 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 400 juta

 

Bentuk Badan Usaha

Badan usaha untuk kualifikasi Gred 2 dapat berbentuk Perseroan Komanditer (CV), Firma, Kopereasi atau Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA

 

Persyaratan Tenaga Ahli

Memiliki SKA minimal ahli madya untuk PJT dan SKA minimal muda untuk PJT

 

Syarat penetapan kualifikasi lengkap

 

Kualifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi (kontraktor) Penggolongan

agus-bramiana.weebly.com/…/kualifikasi_jasa_pelaksana_konstruksi….

Jenis File: Microsoft Word – Tampilan Cepat
Penggolongan kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan usaha jasa pengawas pada kriteria tingkat / kedalaman kompetensi dan potensi kemampuan usaha, …. Klasifikasi bidang dan sub bidang usaha jasa konstruksi terdiri dari;

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s