Kontak Mata dalam Komunikasi Presentasi

Posted: September 9, 2014 in 029 Kampus Umum

Melakukan kontak mata yang baik merupakan salah satu syarat penting dalam membawakan sebuah presentasi yang efektif. Kontak mata termasuk dalam salah satu bentuk komunikasi non verbal yang harus Anda kuasai dengan baik sebagai seorang presenter. Selama presentasi berlangsung, seorang presenter yang efektif mampu melakukan dan menjaga kontak mata dengan audiens dalam rangka membangun kedekatan (rapport) dan menjalin hubungan (connection) dengan audiens.

Kebanyakan presenter tidak melakukan kontak mata dengan cukup. Kebanyakan presenter tidak melakukan dan menjaga kontak mata dengan cukup selama presentasi. Hal ini biasanya terjadi karena presenter merasa cemas, tegang, gugup, takut atau merasa tidak siap. Karenanya banyak dari presenter yang malah mengarahkan pandangan matanya ke arah lain selain mata audiens. Mereka memandang ke arah lantai, dinding, plafon atau jauh menerawang kebelakang audiens menghindari tatapan langsung mata audiens. Yang sering terjadi, presenter sibuk memperhatikan slide di laptop ataupun membaca slide di layar proyektor sambil membelakangi dan mengabaikan audiensnya.  

Fungsi melakukan kontak mata yang baik selama presentasi

Berikut beberapa fungsi melakukan dan menjaga kontak mata yang baik selama presentasi berlangsung bagi efektivitas delivery presentasi Anda:

  1. Kontak mata membuat Anda terlihat percaya diri, mempunyai kontrol dan otoritas. Anda juga akan terlihat menguasai topik atau hal yang ingin disampaikan.
  2. Kontak mata memudahkan Anda mendapat respon segera dari audiens. Anda dapat langsung melihat apakah audiens tertarik atau tidak tertarik, mengerti atau tidak mengerti atas apa yang Anda sampaikan.
  3. Kontak mata memberikan sentuhan personal kepada audiens. Audiens akan merasa presenter secara khusus berbicara langsung kepada mereka.
  4. Secara umum kontak mata membangun ikatan kepercayaan, keterbukaan dan menguatkan hubungan antara presenter dan audiens dalam sebuah presentasi.  

Bagaimana kontak mata yang baik dilakukan dalam sebuah presentasi

Lantas bagaimana kontak mata yang baik dilakukan saat presenter membawakan sebuah presentasi? Kontak mata yang baik dilakukan presenter sehingga setiap audiens dalam ruangan mendapatkan kesan bahwa presenter telah berbicara secara langsung dan hanya kepadanya. Caranya adalah dengan berusaha memberikan kontak mata yang cukup kepada masing-masing audiens secara bergantian. Kontak mata harus cukup lama dilakukan sehingga seorang audiens merasa terhubung dengan Anda dan memberikan respon balasan kepada Anda. Respon balasan tersebut bisa berupa sebuah senyuman, sebuah anggukan atau bahasa tubuh lainnya yang menandakan mereka membalas kontak mata yang Anda lakukan terhadap mereka. Dengan begitu audiens akan merasa Anda peduli dengan mereka karena Anda memperhatikan reaksi mereka saat Anda menyampaikan sesuatu dalam presentasi

Berikut beberapa tips bagaimana kontak mata yang baik dilakukan untuk membuat sebuah presentasi menjadi lebih kuat dan powerful:

  1. Berusahalah melakukan kontak mata dengan setiap orang dalam ruangan presentasi Anda.
  2. Usahakan berbicara dan melakukan kontak mata kepada satu orang audiens pada satu waktu.
  3. Buatlah kontak mata sekitar minimal 3-5 detik untuk setiap audiens atau sampai Anda mendapatkan respon balasan.
  4. Sejajarkan diri Anda atau majulah ke arah audiens yang Anda melakukan kontak mata dengannya.  

Kontak mata dalam presentasi dengan ruangan dan jumlah audiens besar

Untuk ruangan besar dengan audiens lebih dari 30 orang kadang Anda tidak akan sempat atau sanggup membuat kontak mata satu per satu dengan audiens. Trik delivery-nya adalah dengan membayangkan membagi ruangan menjadi beberapa bagian, misalnya bagian depan, kanan, kiri dan bagian belakang. Kemudian pastikan saja Anda memberikan kontak mata pada audiens yang berada di masing-masing bagian tersebut dengan waktu dan perhatian yang hampir sama satu sama lain. Berikan kontak mata pada beberapa audiens di bagian kiri Anda beberapa saat. Kemudian bagian tengah beberapa saat dan beralih ke bagian kanan beberapa saat kemudian secara bergantian. Dengan melakukan hal ini audiens yang besar akan mengerti bahwa Anda adalah seorang presenter yang peduli dengan mereka dan sudah berusaha melibatkan mereka semua dalam presentasi yang Anda lakukan, walaupun Anda tidak melakukan kontak mata satu per satu kepada audiens.  

Persiapan dan latihan adalah kunci melakukan kontak mata yang baik

Kunci agar Anda dapat melakukan kontak mata dengan baik adalah dengan melakukan persiapan presentasi dan latihan presentasi yang cukup. Anda perlu membuat slide presentasi yang visual dan melatih membawakannya agar Anda tidak sering melihat slide di laptop atau layar proyektor. Persiapan dan latihan yang cukup secara drastis akan mengurangi tingkat kecemasan, kegugupan, ketegangan dan ketakutan Anda secara umum dalam membawakan sebuah presentasi. Berlatihlah melakukan kontak mata yang natural ketika Anda berbicara dalam kegiatan sehari-hari dengan orang yang Anda ajak bicara. Semakin Anda biasa melakukan kontak mata saat berbicara dalam keseharian, semakin Anda mampu melakukan kontak mata dengan baik saat membawakan presentasi. Kontak mata yang baik merupakan salah satu kunci bagi Anda untuk dapat membawakan sebuah presentasi dengan memukau.

– See more at: http://www.presentasi.net/kontak-mata-yang-baik-dalam-komunikasi-presentasi/#sthash.pE8buui1.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s